Xiaomi Mi 11 Raih 120 Point Dari DxOMark

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – DxOMark telah merilis review kamera dari hp Xiaomi Mi 11 setelah empat bulan peluncurannya. Seri Mi 11 yang mempunyai kamera 108MP mencetak skor 120 poin. Namun, dia berada jauh di pungkur saudaranya, yakni Mi 11 Ua, yang menduduki skor 143 point dari jadwal DxOMark.

Rincian skor keseluruhan menunjukkan skor Mi 11 127 pokok untuk foto, 59 pokok untuk zoom, dan 107 poin untuk video.

Jika dibandingkan dengan Mi 10T Pro yang juga memiliki pengaturan tiga kamera 108MP, skor Mi 10T Pro 5G lebih tinggi dalam zoom secara 61 poin dan pada kategori video dengan 110 poin, tetapi memiliki skor foto yang lebih aib yaitu 121 poin.

Menurut ulasan tersebut, Mi 11 biasanya terbuka dengan baik, tetapi terkadang kurang dalam beberapa kejadian yang mengakibatkan bayangan putus. Namun, ini jarang menjelma masalah karena rentang hidup ponsel yang cukup luas.


Baca juga: Lebih Gampang, Xiaomi Mi 10T Pro Punya Varian Baru

DxOMark menguji gambar kamera utama yang sangat uraian, bahkan mendapatkan skor mulia baru 111 poin untuk tekstur.

Jika dibandingkan dengan beberapa ponsel flagship lainnya, Autofokus tak memiliki kualitas bagus karena melambat dalam cahaya kelam, tetapi cepat dan persis saat ada cukup terang.

Kamera uawide juga melakukan pekerjaan dengan baik tetapi beberapa kekurangannya adalah kelembutan di sudut dan pinggiran warna.

Xiaomi Mi 11 akan mendapat skor bertambah tinggi jika memiliki tustel telefoto yang akan menolong skor zoomnya, tetapi Xiaomi memutuskan untuk menggunakan kamera makro 5MP sebagai gantinya. Efek sampingnya adalah pemakai mulai kehilangan detail masa mulai memperbesar.

Soal potret, Mi 11 melakukan pekerjaan yang jalan dengan pemisahan subjek sejak latar belakang. Tetapi, hasilnya terkadang tidak konsisten serta artefak sering muncul di dalam gambar yang membuang asosiasi kedalaman bidang yang picik.

Kamera pokok beresolusi tinggi juga membangun Mi 11 dengan skor videonya yang tinggi. Level kebisingan dikatakan sangat lembut dan ada banyak uraian saat merekam dalam 4K.

Sayangnya, akurasi warna mengalami penurunan era merekam dalam cahaya suram.