Surge Berikan Internet Gratis di Bagian Publik

Surge Berikan Internet Gratis di Bagian Publik

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Penyelesaian digital yang memberikan nilai tambah sudah banyak diciptakan di Nusantara.

Untuk solusi digital beserta upaya sosialisasinya, Surge disebut-sebut memiliki ekosistem yang sudah berjalan. Dan untuk mengurangi kesenjangan akses internet berkualitas dan terjangkau, Surge dalam proses pengembangan jaringan dan akan selesai dalam waktu singkat.

Hermansjah Haryono, Eksekutif Utama Surge mengatakan, Surge siap di industri digital Indonesia dengan solusi untuk mendistribusikan internet pada publik tanpa biaya di ekosistem digital Surge.

“Konsep bisnis Surge adalah mengkombinasikan free Wi-Fi dengan iklan. Surge mempunyai jaringan internet yang dihasilkan daripada infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibangun di Pulau Jawa, kemudian diintregrasikan dengan periklanan digital. Proses ini lah yang membuat Surge masih bisa menghasilkan pendapatan dari iklan atas penggunaan jaringan free Wi-Fi sebab penggunanya, ” jelas Hermansjah.

Menurut Hermansjah, apa dengan sedang Surge bangun adalah bersemangat dari para profesional yang berawal dari industri telekomunikasi, yakni mendirikan ekosistem digital bermula dari hulu (infrastruktur telekomunikasi) ke hilir (platform OTT dan Ads). Saat itu Surge telah memiliki lini hilir dan hanya perlu membangun jaringan infrastruktur hulunya.

George Samuel, Direktur Bisnis Surge menyuarakan hal yang sama, Surge tampil di industri digital Indonesia secara solusi untuk mendistribusikan internet kepada publik tanpa biaya di ekosistem digital Surge.

“Konsep bisnis Surge adalah mengkombinasikan free Wi-Fi dengan iklan. Surge mempunyai jaringan internet yang dihasilkan lantaran infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibangun di Pulau Jawa, kemudian diintregrasikan dengan periklanan digital. Proses inilah yang membuat Surge masih bisa menghasilkan pendapatan dari iklan untuk penggunaan jaringan free Wi-Fi sebab penggunanya, ” jelas George.

Menurutnya, fokus utama Surge adalah digitalisasi lingkungan publik, secara mengembangkan konsep offline-to-online aset media dan aplikasi smartphone yang dibantu jaringan infrastruktur internet yang dijalankan secara terpadu dan mandiri.

Ricky Ananda, Direktur Teknologi Surge, mengatakan, seiring dengan jalan teknologi, harga smartphone maupun jinjing kini lebih terjangkau untuk asosiasi Indonesia. Hal tersebut membuat penerapan data internet meningkat secara eksponensial, terutama pada kondisi pandemik laksana sekarang ini.

“Ke depannya, untuk mengakses internet dalam jaringan free Wi-Fi milik Surge harus menggunakan aplikasi Linipoin. Selain mengakses internet, Linipoin juga menganjurkan beragam aktivitas seperti: kuis, survei, gaming, dan beragam aktivitas yang lain. Untuk user yang dapat menyiapkan poin. Dapat menukarkan poin itu dengan beragam hadiah di maklumat Linirewards” ujar Ricky.

Sebagai upaya mendukung perekonomian nasional, Surge juga menyediakan aplikasi smartphone untuk transportasi massal, petani, dan marketplace yang bermanfaat bagi klub dalam ekosistem digital Surge.

“Untuk itu, Surge menyediakan sejumlah aplikasi yang tidak hanya sebagai media informasi, tetapi selalu dapat membantu serta memfasilitasi umum, salah satunya aplikasi “Sobattani” yang dapat mempermudah petani di pedesaan untuk meningkatkan pemasaran hasil pengetaman, ” jelas Ricky.

Ke depannya, Surge dapat menaikkan tingkat kesadaran publik atas servis seperti aplikasi dan ketersediaan jaringan internet, dengan menggunakan aset media yang sudah tersebar di transportasi publik, pasar, warung, dan beragam lokasi lainnya.

Menangkap Juga: Tips Mengatasi Masalah Wifi di Rumah

Ditambahkan Ricky, Surge segera perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia, untuk memperkuat modal kerja melalui dana publik.

Dengan jalan ini, dijelaskan Ricky, Surge bisa meningkatkan kualitas layanan serta memperluas ekosistem digital Perusahaan agar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama layanan publik seperti transportasi massal maupun para petani dan pedagang mungil.