Lonjakan Pelanggan Dorong Peningkatan Perangkat 5G

Lonjakan Pelanggan Dorong Peningkatan Perangkat 5G

Jakarta, Selular. ID – Global Mobile Suppliers Association (GSA) mengucapkan bahwa pada akhir Juli terdapat 364 perangkat mendukung 5G. Dari jumlah tersebut, sebanyak 162 set sudah tersedia secara komersial (naik dari 135 perangkat yang ada secara komersial pada akhir Juni).

364 perangkat yang diumumkan ini termasuk varian regional dan ponsel yang dapat ditingkatkan menggunakan adaptor terpisah, namun, perangkat bermerek operator telah dikecualikan dari nomor yang pada dasarnya merupakan versi yang diberi merek lain dari ponsel lain, sirih laporan itu.

Jumlah perangkat yang tersedia secara komersial telah meningkat 27 dari bulan Juni dan saat ini menjadi 162 dari 113 unit 5G yang sekarang tersedia dengan komersial. Ini termasuk tiga hp yang ditingkatkan untuk menawarkan 5G menggunakan adaptor, kata laporan itu.

Penambahan perangkat yang mendukung 5G dengan siginifikan, sesungguhnya sudah diprediksi sebab banyak kalangan. Salah satunya ialah kajian Ericsson.  

Vendor peralatan jaringan itu meningkatkan prediksi pengguna berlangganan 5G pada periode hingga akhir 2024 dengan tambahan 400 juta.

Prediksi itu didasarkan pada momentum depan yang cepat dan antusiasme buat teknologi setelah peluncuran awal di akhir 2019.

Dalam kajian Mobility Report 2019, vendor asal Swedia tersebut mengungkapkan bahwa pengguna berlangganan 5G diperkirakan akan mencapai 1, 9 miliar pada 2024.

Naik dari prediksi sebelumnya pada November 2018 sebab 1, 5 miliar pengguna. Nilai itu meningkat hampir 27%.

Perkiraan dengan diperbarui datang ketika operator mulai mempercepat penyebaran dan pengguna tiba beralih ke perangkat 5G, nada laporan itu.

Ericsson juga menaikkan gambaran untuk cakupan 5G dari 40% menjadi 45% dari populasi dunia dalam waktu lima tahun.

Angka tersebut bahkan bisa melonjak hingga 65 persen karena pembagian spektrum, dengan memungkinkan penyebaran yang semakin meluas pada pita frekuensi LTE.

Vendor yang berbasis di Stockholm itu, mengutarakan bahwa peningkatan kepercayaan tentang penerapan teknologi ini sebagian karena komitmen kuat dari vendor chipset & juga produsen perangkat. Dua kejadian yang menjadi kunci untuk akselerasi 5G.

Senada dengan Ericsson, firma riset pasar Strategy Analytics pun memperkirakan bahwa pengiriman ponsel 5G akan mengalami kemajuan pesar secara global tahun ini.  

Perkembangan jaringan 5G sudah semakin mumpuni, membuat vendor berbondong-bondong mulai mengeluarkan ponsel yang mendukung jaringan 5G tahun ini.

Direktur Strategy Analytics Ken Hyers mengatakan, jumlah pengiriman ponsel 5G bakal meningkat hingga sepuluh kali lipat, yakni dari 19 juta unit pada 2019 menjadi 199 juta unit pada 2020.

“Kami memperhitungkan penetrasi 5G akan meningkat daripada semua ponsel pintar yang hanya mencapai satu persen dikirim dengan global pada tahun 2019, menjelma 15 persen pada tahun 2020, ” katannya.  

Firma riset tersebut memprediksi, terdapat lima negara dengan diperkirakan akan menjadi pembeli ponsel 5G tahun terbanyak ini, yaitu China, Amerika  Serikat, Korea Selatan, Jepang, dan Jerman.      

Sedangkan pasar di India & Indonesia diprediksi baru akan merasai peningkatan ponsel 5G di tahun depan ataupun dua tahun lalu. Pasalnya dua pasar penting ini kemungkinan besar bakal tertinggal di dalam tingkat adopsi jaringan 5G.