Laporan: Trafik Tetap Tinggi Saat PSBB Mulai Dilonggarkan

Laporan: Trafik Tetap Tinggi Saat PSBB Mulai Dilonggarkan

Jakarta, Selular. ID – Selama pandemi COVID-19, trafik data meningkat akibat implementasi lockdown di berbagai negara, ataupun PSBB di Indonesia. Hal itu dipicu oleh kegiatan bekerja serta belajar dari rumah. Ya, jaringan dibuat untuk mampu menghadapi situasi kritis. Walaupun jaringan sempat macet selama puncak permintaan terbesar, masukan terbaru menunjukkan bahwa tingkat trafik tetap tinggi bahkan saat lockdown wilayah mulai dilonggarkan.

Nokia Deepfield merilis Network Intelligence Report terbaru yang menganalisis trafik jaringan pada service providers serta tren konsumsi internet pada tarikh 2020, hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan mampu bertahan di tahun yang mengalami tren naik & turun bagi bisnis internet. Masukan tersebut mengkaji perubahan keseluruhan dalam pola trafik internet dalam dekade terakhir dan pada tahun 2020, dengan fokus pada area penerapan utama seperti streaming video, konferensi video, game, dan keamanan Denials of Service (DDoS).

Sejak protokol kesehatan untuk menghalangi penyebaran COVID-19 diterapkan pada Maret-April 2020, perubahan perilaku konsumen dan bisnis mentransformasi industri internet dan bagaimana orang-orang menggunakannya. Banyak jaringan mengalami pertumbuhan trafik sebesar 30-50% hanya dalam beberapa minggu. Pada bulan September, trafik telah tetap pada 20-30% di atas lapisan sebelum pandemi, dengan pertumbuhan musiman lebih lanjut di masa dengan akan datang. Dari Februari had September, terdapat peningkatan 30% pada video subscribers, peningkatan 23% di dalam VPN end-points di AS, dan peningkatan 40-50% pada trafik DDoS.

Dalam satu dekade sebelum pandemi, internet telah menikmati perubahan besar dan transformatif – baik dalam jaringan penyedia servis maupun dalam arsitektur internet dengan berkembang untuk pengiriman konten cloud. Investasi yang diterima dalam kaum waktu terakhir ini menjadi tanda bisnis jaringan dalam kondisi tertib dan sebagian besar siap buat menghadapi situasi pandemi COVID-19.

Manish Gulyani, General Manager and Head of Nokia Deepfield, mengatakan: “Belum pernah ada begitu banyak permintaan akan jaringan secara tiba-tiba, atau tidak terkira. Dengan kemampuan jaringan menyediakan hubungan konektivitas yang menjadi penopang bisnis dan kehidupan masyarakat agar segenap berfungsi normal saat kita berlindung mengkarantina diri di rumah, ada kebutuhan yang lebih besar sejak sebelumnya akan wawasan multi-dimensi dengan menyeluruh di lintas jaringan, layanan, aplikasi, dan end users. Penerapan perangkat lunak Nokia Deepfield menguatkan penyedia layanan memahami aktivitas dalam jaringan mereka di masa kritis ini. Data dan wawasan dengan kami ambil untuk laporan ini juga menunjukkan bagaimana kontinuitas layanan dapat dipastikan untuk menciptakan khasiat bagi pelanggan mereka. ”

Setelah memantau trafik jaringan selama periode delapan bulan, Nokia Deepfield mengidentifikasi lima hal istimewa yang dapat diambil oleh service providers untuk digunakan dalam merencanakan kapasitas jaringan di masa kelak dan layanan bernilai tambah bagi pelanggan mereka:

  1. Jaringan dibuat untuk mampu bertemu situasi kritis. Walaupun jaringan tahu tertahan selama puncak permintaan terbesar, data dari September 2020 membuktikan bahwa tingkat trafik tetap luhur bahkan saat lockdown wilayah tiba dilonggarkan; Artinya, service providers menetapkan terus merancang pengembangan jaringan untuk kemungkinan bisnis di masa aliran.
  2. Content delivery chains terus berkembang. Permintaan untuk streaming video, game cloud latensi lembut dan konferensi video, serta akses cepat ke aplikasi dan servis cloud, semuanya memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya di dalam rantai pengiriman layanan internet. Sama seperti Content Delivery Networks (CDN) yang tumbuh dalam dekade belakang, hal yang sama diharapkan mau terjadi dengan edge/far edge cloud dalam dekade berikutnya – mendekatkan konten dan komputasi ke end users.
  3. Jaringan broadband perumahan telah menjadi infrastruktur istimewa. Dengan peningkatan kebutuhan ( trafik upstream naik lebih dari 30%), percepatan peluncuran teknologi baru – seperti 5G dan FTTH tingkatan berikutnya – akan sangat membantu dalam meningkatkan akses dan konektivitas di daerah pedesaan, terpencil, dan kurang terlayani. Wawasan analitis dengan lebih baik memungkinkan penyedia layanan untuk terus berinovasi dan menyampaikan layanan tanpa cela dan piawai pelanggan yang membangun loyalitas.
  4. Wawasan mendalam tentang trafik jaringan menjadi sangat penting. Meskipun situasi pandemi COVID-19 mungkin terbukti mengubah banyak hal, namun sebenarnya kondisi ini hanya mempercepat tren dalam konsumsi konten, produksi, dan transmisi yang memang sudah berlangsung. Service providers harus mampu memiliki paham jaringan yang real-time dan terperinci – terkorelasi penuh dengan paham trafik internet – untuk mendapatkan perspektif holistik tentang jaringan, layanan, dan konsumsi mereka.
  5. Keamanan menjadi sangat penting. Selama pandemi, trafik DDoS meningkat kurun 40-50%. Karena konektivitas broadband kini telah menjadi layanan esensial, menyembunyikan infrastruktur dan layanan jaringan menjelma sangat penting. Deteksi DDoS dengan gesit dan hemat biaya beserta mitigasi otomatis menjadi mekanisme terpenting untuk melindungi infrastruktur dan layanan service provider.

Data laporan dikumpulkan lantaran penyedia layanan jaringan di seluruh Eropa dan Amerika Utara sejak Februari hingga September 2020 menggunakan portofolio wawasan jaringan dan penggunaan keamanan Nokia Deepfield, yang menggunakan big data analytics untuk memeriksa, menganalisis, dan memahami lalu lintas dan layanan jaringan.