Emoji Baru Siap Meluncur, Terinspirasi Dari Penderitaan Tahun 2020

Emoji Baru Siap Meluncur, Terinspirasi Dari Penderitaan Tahun 2020

Jakarta, Selular. ID – Unicode Consortium, sebuah organisasi nirlaba yang mengawasi standar dan bertanggung jawab atas rilis segar emoji, secara resmi mengumumkan mau merilis sekitar 200 emoji terbaru untuk ponsel tahun depan.

Yang menarik dalam rilisan emoji terbaru nanti seperti menggambarkan bagaimana sulitnya zaman sebelum & pasca pandemi Covid-19 ini berlangsung. Dengan harapan rilisan emoji terbaru nanti bisa membantu pengguna menemukan banyak cara untuk menyampaikan menemui sakit, binggung, senang, bahagia dalam rilisan ponsel tahun depan.

Di antara tambahan sempurna yaitu terdapat emoji 2021 yaitu heart on fire (bisa diartikan sebagai patah hati atau move on), face in cloud (mewakili keadaan pikiran yang berkabut, kebingungan), face exhaling (wajah yang mencitrakan rasa lega).

Yang paling mewakilkan dari seluruh emoji terbaru itu sebenarnya ialah Dizzy Face, emoji ini memiliki individualitas pada wajah dengan mata spiral yang melingkar ke dalam.

Emoji ini bisa diartikan sebagai kondisi tidak enak pranata, pusing, aneh sampai kewalahan hingga tidak lagi dapat mengendalikan kesibukan seseorang atau mampu memahami dunia. Emoji ini juga disertakan secara kata kunci ‘tidak enak badan’, ‘oh tidak’, ‘masalah’, ‘whoa’, dan ‘astaga’ yang dapat digunakan buat memicu simbol itu keluar dengan otomatis.

Rilisan emoji Dizzy Face juga sebagai tindakan menjawab konflik antara platform yang berbeda menafsirkan emoji ‘x eyes’ yang bisa diartikan sebagai simbol terkejut atau tidak habis fikir.

Perlu Anda ketahui Google dan Microsoft sebenarnya saat ini juga telah menafsirkan emoji tersebut lebih ke mata pilin. Karena sifat pengambaranya yang lebih mendalam dan ekspresif, soal ketidakmampuan mengandilakan kebiasaan selama enam bulan terakhir, karena isolasi sosial dengan semakin menjadi, dan berapa teragedi global yang banyak membuat kita mungkin tercengang dibuatnya.

Terlebih di tahun 2020, agaknya semua umat manusia di muka bumi ini telah mengalami emoji mata spiral tersebut, dengan kecakapan yang dimiliki tapi dipaksa terbatas karena pandemi covid-19.