Ada Bug di Chip Qualcomm, Ancam Pengguna Android

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Kerentanan baru telah terlihat di dalam chip smartphone yang diproduksi oleh Qualcomm, yang dapat dieksploitasi untuk mendapatkan akses ke petunjuk pada perangkat yang termakan sehingga memungkinkan penyerang untuk menggali melalui panggilan telepon dan pesan teks korban.

Bug itu ditemukan dan dilaporkan oleh Check Point Research, yang menyatakan bahwa kerentanan itu dapat dieksploitasi pada 30% smartphone yang saat tersebut aktif di seluruh dunia.

Menurut Check Point Research, seperti. dilaporkan BGR, bug saat tersebut memengaruhi perangkat dari hampir semua produsen smartphone Android termasuk Samsung, Google, Xiaomi, LG, dan lainnya.

Para peneliti menyatakan bahwa chip yang rentan saat ini digunakan di dalam 40% populasi ponsel global, tetapi hanya 30% yang dilengkapi dengan antarmuka milik Qualcomm Modem Stasiun Seluler (MSM), Interface (QMI), yang diperlukan untuk mengabulkan serangan.

MSM adalah bagian yang terpengaruh oleh bug yang bertanggung jawab menyediakan kemampuan buat sebagian besar komponen penting di dalam telepon.

Secara teori, serbuan akan membutuhkan akses ke sistem operasi perangkat yang ditargetkan melalui aplikasi trojan yang berbahaya atau metode lain. Setelah penyerang mendapatkan akses, mereka dapat memasukkan kode berbahaya ke modem untuk mengungkapkan informasi terbuka.

Menurut informasi tersebut, serangan jenis ini akan membajak QMI telepon (protokol yang mengatur komunikasi antara berbagai komponen set lunak dalam MSM).

Secara sederhana, serangan semacam itu akan menguatkan peretas mengakses pesan teks dan riwayat panggilan target, sementara pada saat yang sama juga memberi mereka kemahiran untuk mendengarkan panggilan pemakai. Beberapa kasus mungkin bertambah buruk, karena akan meluluskan mereka akses ke surat SIM perangkat.

Baca Juga: Qualcomm Garap Perangkat Gaming Android Mendekati Nintendo Switch

Tambalan untuk kerentanan ini akan membutuhkan waktu buat meluncurkan Qualcomm pertama-tama akan mulai mengeluarkan pembaruan untuk hal yang sama setelah itu pembuat ponsel yang melakukan perbaikan untuk kerentanan.

Menurut informasi oleh ARS Technica yang mengutip juru bicara Qualcomm menyatakan, ” Qualcomm mengucapkan pihaknya telah memberi tahu semua vendor Android.